Kunjungan Wisatawan ke Candi Borobudur Meningkat Selama Musim Libur Sekolah

Table of Contents

Pada musim libur sekolah ini kunjungan di Candi Borobudur meningkat, tercatat pengunjung mencapai 5000 hingga 10.000 pengunjung setiap hari. Walaupun di zona II Komplek Candi Borobudur masih terdapat revitalisasi, tetapi ini tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan. Libur Sekolah ini banyak dimanfaatkan oleh keluarga maupun sekolah untuk berwisata ke sejumlah destinasi, termasuk Candi Borobudur. Hal inilah yang mendongkrak jumlah kunjungan, ini memberikan dampak positif pada okupansi di Balai Ekonomi Desa(Balkondes), homestay maupun hotel di sekitar Borobudur. Perekonomian rakyat bergeliat lebih dari biasanya.

Terutama setelah diresmikannya fasilitas sentra kerajinan batik dan oleh-oleh Borobudur Sementara pada tanggal 30 Mei yang lalu. Sentra kerajinan ini menampung para pelaku UKM dari Magelang dan sekitarnya, hal ini sambil menunggu Grand Design kawasan yang lebih besar lagi dengan tujuan untuk lebih baik lagi.Penataan ini merupakan langkah awal dari TWC sebagai pihak pengelola untuk mengarahkan supaya nanti kedepannya kawasan Borobudur semakin baik dan maju untuk kesejahteraan pedagang khususnya masyarakat Borobudur, ungkap Mardijono, Direktur Operasional TWCB. Sentra Kerajinan sementara ini sebagai tempat penampungan para pedagang UKM selama pembangunan tempat baru yang saat ini sedang di kerjakan sebagai Kawasan Borobudur lebih baik dalam rangka Borobudur sebagai destinasi super prioritas. Borobudur telah ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) dan menyandang predikat Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), hal ini diharapkan menjadi magnet pembangunan di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Setelah menyandang DPSP ini diharapkan Borobudur menjadi agregator  bagi pertumbuhan ekonomi pariwisata khususnya di wilayah Joglosemar.

Posting Komentar